Bale Selling System

Home / Bale Selling System

Bale Selling System

Bale
Bale Training

BALE Selling System atau BSS merupakan workshop yang dibuat untuk menjawab tantangan yang dihadapi para tenaga sales. Tantangan kesulitan melakukan antisipasi terhadap respon prospek, sering membuat para salesman sulit melakukan persiapan. Dengan BSS Meskipun kita tidak dapat selalu memprediksi apa yang akan dilakukan prospek (calon pembeli), bagaimana ia akan bereaksi, atau strategi apa yang digunakan, para salesman memfokuskan pengetahuan kapasitas diri sendiri. Para salesman harus memiliki "rencana permainan" yang dijalankan dengan akurat, cerdas dan keyakinan penuh. Hanya mereka yang mampu menganalisis keberhasilan serta kegagalan yang dapat senantiasa mempertahankan keberhasilan.

Konsep BALE selling system dibuat mengacu pada riset seorang psikolog Amerika yang telah melakukan riset pada berbagai sales top di 14 negara yang bernama oleh Neil Rackham. Ia menemukan kesamaan bahwa para sales top ini ternyata dalam menjual, tidak banyak berkata ataupun bercerita, tapi justru banyak bertanya, dan pertanyaan menyangkut 4 hal :

  • 1. Pertanyaan untuk menggali dan memahami situasi (Brightening)
  • 2. Pertanyaan untuk menemukan problem yang dihadapi (Analysis)
  • 3. Pertanyaan untuk menemukan dan menyadarkan bahaya yang dihadapi dari masalah dan keterhubungan masalah tersebut dengan solusi barang yang akan ditawarkan (Linking)
  • 4. Pertanyaan untuk membuat tindakan solusi dari masalah yang ada, dengan memberikan produk atau jasa kita sebagai solusinya (Empowering)

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  • Menjadikan para sales orang yang terbiasa melakukan kegiatan persuasive diberbagai konteks baik persuasive pada team sales internal, rekan kerja, prospek dan saat penjualan.
  • Membuat para sales menjadi pribadi yang mudah dalam melakukan penjualan dengan membiasakan diri membangun keakraban dan membaca bahasa non verbal lawan bicara
  • Membuat peserta terbiasa melakukan kegiatan objection handling dengan tehnik NLP yang efektif.
  • Merupakan saat yang tepat untuk merubah kebiasaan penjualan dari banyak bicara ke banyak bertanya.
  • Membiasakan kebiasaan bertanya, dilengkapi dengan sebuah system yang tersusun sehingga pertanyaan menjadi efektif
  • Membiasakan peserta berhadapan dengan kondisi yang tidak terduga dan bagaimana tetap tenang dan menjalankan system yang ada
  • Membiasakan peserta berhadapan dengan kondisi yang tidak terduga dan bagaimana tetap tenang dan menjalankan system yang ada.
  • Mengevaluasi seluruh materi yang telah diajarkan melalui Coaching Group Discussion. Praktek Selling Skill.

Materi Pelatihan
1. Persuasion Mastery

Menjadikan mereka orang yang terbiasa melakukan kegiatan persuasive diberbagai konteks baik persuasive pada diri, rekan kerja, saat penjualan maupun di keluarga mereka.

2. Rapport & Calibration skills

Membuat para peserta bersabar sebelum melakukan penjualn dengan membaiakan diri membangun keakraban dan membaca bahasa non verbal lawan bicara

3. Reframing Skills

Membuat peserta terbiasa melakukan kegiatan objection handling dengan tehnik NLP yang efektif.

4. Questioning skills

Ini merupakan saat merubah kebiasaan penjualan dari banyak bicara ke banyak bertanya.

5. BALE Selling System

Kebiasaan bertanya, dilengkapi dengan sebuah system yang tersusun sehingga pertanyaan menjadi efektif

6. Dealing with Difficult situation.

Membiasakan peserta berhadapan dengan kondisi yang tidak terduga dan bagaimana tetap tenang dan menjalankan system yang ada.

7. Peer Coaching Group Discussion

Mengevaluasi seluruh materi yang telah diajarkan melalui Coaching Group Discussion. Praktek Selling Skill

Peserta

  • Sales leader
  • Sales manager
  • Sales director
  • HRD
  • Pimpinan bagian lain yang terhubung dengan sales

Durasi

4 Bulan/ 6x Pertemuan

Minggu 1 @ 2 hari
Minggu 3 @ 1 hari
Month 1 @ 1 hari
Month 2 @ 1 hari
Month 3 @ 1 hari
Month 4 @ 2 hari

Waktu dan Lokasi

Disesuaikan dengan permintaan klien & ditempat klien

Metode Pelatihan

  • 1. Pemaparan materi menggunakan modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini
  • 2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  • 3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  • 4. Penyampaian materi selalu dibawakan dengan pendekatan Spiritual dan Emotional.
  • 5. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

Fasilitator
Ari Winarman, MM.

International certified NLP Coach, Certified Business Coach, Certified NLP Master practitioner, certified NS NLP Practitioner, Certified EFT level 2, Certified Quantum touch practitioner, certified Talent Management, Book Writer QLS (spiritual NLP), Eperience trainer for more than 10 years

 
NLP

NLP Certification

NLP adalah singkatan dari Neuro-Linguistic Programming. NLP merupakan sebuah teknologi berpikir dan berperilaku yang diciptakan dan dikembangkan oleh Richard Bandler dan John Grinder di pertengahan 1972 sampai 1975...

Performance

Sales Coaching Service

Ya, istilah coach dan coaching memang amat erat dengan dunia olah raga. Tak salah memang, sebab coaching yang kita maksud memang sedikit banyak ada kaitannya dengan yang ada di dunia olah raga. Ada kaitannya, tentu ada pula bedanya...

Coorporate

Corporate Training

Pengaruh globalisasi sudah terlihat pada berbagai aspek kehidupan. Dalam perusahaan-perusahaan, baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil makin terasa persaingan yang ketat, penuh ketidakpastian dan kompleks. Menghadapi ini...

Supporting Skills

Supporting Skills

Service Excellent, Work is Beautiful, Problem Solving with NLP, Creative Thinking, HR Series, Management and Leadership Series