Prospecting

PROSPECTING

Kata “Rindu Order” sering dialamatkan pada pengusaha perorangan maupun tenaga penjualan, mereka ini pekerja keras tapi hasilnya sering tidak memadai Sementara itu ada banyak penjual lain yang hasilnya berlimpah, padahal mereka tidak bekerja sekeras penjual kelompok pertama? Jawabanya adalah bahwa penjual pada kelompok kedua bekerja dengan sangat efektif. Mereka memfokuskan seluruh usaha dan perhatian mereka hanya kepada calon pembeli tertentu yang menjanjiakan hasil penjualan yang banyak untuk jangka panjang.pembeli lain mereka abaikan karena hanya menghabiskan waktu, usaha dan perhatian mereka tanpa memberikan hasil yang pasti. Karenanya kita perlu mencari calon pembeli potensial secara efektif. Aktifitas ini secara umum disebut prospecting.

Istilah “prospecting” secara umum digunakan dalam dunia penjualan yang berarti “mencari dan menemukan calon pembeli yang mempunyai potensi besar.”

Kata “prospecting” diadopsi dari istilah yang biasa digunakan pada perusahaan tambang mineral. Prospecting adalah pencari secara fisik untuk menemukan mineral , fosil, logam berharga atau contoh mineral.

Sebelum sebuah perusahaan minyak melakukan pengeboran untuk mendapatkan minyak, mereka melakukan penyelidikan di beberapa lokasi. Pengeboran hanya akan dilakukan di lokasi-lokasi yang paling menajanjikan.

Hal yang sama berlaku pula untuk penjualan. Kita harus mencari calon pembeli yang tepat sebelum Anda dapat menjual. Jangan mencoba untuk menjual kepada semua orang, sebab seperti halnya penambangan minyak, Anda perlu mencari prospek yang paling menjanjikan.

Begitu pentingnya kegiatan prospecting, sehingga banyak perusahaan besar memisahkan kegiatan ini dari penjualan dan menjadikan divisi khusus untuk prospecting

“Prospecting” adalah proses seleksi untuk membuang semua prospek yang tidak memenuhi kualifikasi dan mempertahankan yang ideal. Pekerjaan “prospecting” adalah mencari prospek yang mungkin akan membeli produk atau jasa Anda.

Dalam “prospecting” jangan terlalu terpaku pada angka, karena kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Anda harus mencari prospek yang mempunyai kecenderungan dan motivasi untuk membeli produk atau jasa Anda.

“Prospecting” hanya memerlukan beberapa menit untuk mnentukan apakah prospek memerlukan dan mampu membeli produk dan jasa dari perusahaan Anda atau tidak. Jangan buang-buang waktu untuk orang yang tidak mempunyai motivasi atau tidak mampu membeli. Ingat! Anda harus senantiasa focus pada prospek yang ideal.

Banyak penjual yang focus pada membuat janji. Padahal pada kenyataannya mungkin hanya 20% dari janji tersebut yang dapat ditepati. Apa yang salah?

Kadang-kadang prospek merasa lebih mudah untuk meneyetujui sebuah janji bertemu daripada mengatakan tidak tertarik. Jika seorang prospek merasa tertarik, maka mereka mengininkan sebuah cara pendekatan yang jauh lebih halus, seperti mengirimi mereka informasi yang cukup. Ini memungkin Anda untuk membangun minatnya dan mengubah indikasi membeli dari “hangat” menjadi “panas”.

“Prospecting” yang dilakukan dengan sempurna akan mempunyai dampak yang sangat besar pada revenue penjualan . Untuk mencapai hasil yang maksimal, kita harus berani bertindak dan bersikap bijaksana. Kita tidak membutuhkan sebuah rompi antipeluru ketika anda terjun kemedan laga untuk menghadapi pesaing-pesaing anda untuk ataupun “serangkaian” penolakan selama “prospecting”. Kita hanya memerlukan keteguhan hati dan kecermatan  untukmenemukan Prospek

Ada banyak cara untuk menemukan propek, batasnya adalah keinginan kita untuk menelusuriNYA. Berikut ini adalah beberapa cara “prospecting” yang paling banyak digunakan :

  • Referensi dari pelanggan lain. Referensi dari pelanggan yang puas dengan solusi Anda akan sangat efektif karena Anda memperoleh dukungan nyata dari pihak ketiga. Selain itu, Anda juga menghemat waktu pencarian, karena prospek yang direkomendasikan biasanya punya kebutuhan yang mungkin dapat anda penuhi dan punya kemampuan untuk membeli. Prilaku Anda saat ini harus mencerminkan pelanggan yang memberi rekomendasi tersebut, menjaga citra dirinya, dan selalu berterimakasih kepada orang yang member rekomendasi.
  • Prospek yang datang atau menghubungi Anda.
  • Informasi dari principals.
  • Business directories/industry handbook.
  • Majalah dan surat kabar
  • Membeli jasa informasi bisnis
  • Manfaatkan kontak dari klub atau organisasi dimana anda terlibat.
  • Pertimbangkan untuk bergabung dalam satu komunitas yang relavan dengan produk atau jasa yang Anda jual.
  • Pameran yang di hadiri oleh taret pelanggan anda. Menindak lanjuti indikasi penjualan (leads) yang di hasilkan dari pameran tersebut. Tujuan dari pameran pada dasarnya adalah mendapatkan calon pembeli yang tertarik untuk bertemu dengan penjual.
  • Mengadakan undian untuk mendapatkan nama-nama orang menunjukan minat pada produk Anda. Miaslnya pada booth pameran, meminta pengunjung untuk memberikan kartu nama untuk mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah tertentu atau layanan gratis dari perusahaan Anda. Dengan demikian, anda akan mendapatkan nama dan alamat prospek serta kesempatan untuk memperkenalkan jasa perusahaan Anda kepada pemenang undian.
  • Membanun sendiri database prospek dari sumber, seperti Yelow Pages, direktori asosiasi profesioanal atau sumber lain.
  • Pelangan yang ada sangat mungkin membeli solusi anda yang lain atau bahkan memberi anda order tambahan.
  • Asosiasi profesi atau industry.
  • Iklan dn sebagiannya.

lanjutkan membaca artikel berikutnya https://baletraining.com/2022/05/19/becoming-effective-sales-person-sumber-informasi/

ingin mendapatkan skill sales yang faedah untuk pekerjaan Anda klik disini https://www.udemy.com/course/maksimalkan-bisnis-anda-melalui-wa-marketing/?referralCode=6684882DCAFA37B69720