COMPETENCY BASED INTERVIEW Atau BEHAVIORAL BASED INTERVIEW

Bale

03 Juni 2020

Melakukan wawancara dalam rangka merekrut calon karyawan , mungkin sudah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para manager / supervisor . Ketrampilan wawancara harus dimiliki tidak hanya oleh para pengelola bidang HRD, namun juga pimpinan / manager lainnya . Mengapa ? Karena mereka perlu mengenal secara langsung calon karyawan yang akan dipimpinnya. Apakah para manager sudah melakukan praketk wawancara dengan tepat ? Sehingga  diperoleh karyawan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntunan uraian jabatan / job description ?

Jangan sampai waktu yang digunakan untuk melakukan wawancara calon karyawan menjadi tidak efektif karena wawancara tidak menggunakan metode yang tepat. Apa maksudnya ? Wawancara yang dilakukan tidak memiliki konsep dan struktur yang mengaraha kepada penggalian kompetensi calon karyawan tersebut. Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara lebih banyak menyangkut hal yang bersifat pribadi , tanpa menggali informasi atas kompetensi yang dimiliki calon karyawan.

Dalam wawancara berbasis kompetensi , proses wawancara akan berpusat kepada penggalian informasi atas kompetensi calon karyawan (terutama “soft competency / behavior”) , berdasarkan pengalaman yang dilaluinya. Metode yang dilakukan disebut dengan “STAR” , yaitu merupakan aktronim dari :

S : Situation

T : Task

A : Action

R  : Result

 

Dalam metode ini , seluruh yang pertanyaan telah disiapkan oleh pewawancara, mengacu kepada keempat aspek tersebut. Artinya, calon karyawan diminta untuk menceritakan pengalamannya secara spesifik dalam suatu aktivitas / kegiatan tertentu, sehingga peawancara dapat menggali lebih dalam perilaku apa yang pernah dilakukan oleh calon karyawan di masa lalu.

Dalam konsep wawancara berbasis komptensi ini, berlaku prinsip : “ Past behavior predict future behavior” (Perilaku yang dilakukan di masa lalu, merupakan prediksi atas perilaku di masa yang kan datang).

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Tingkat akurasi yang tinggi dalam menilai tepat atau tidaknya seseorang ditempatkan pada pekerjaan yang berbeda-beda sesuai dengan potensi yang dimiliki.
  2. Mencegah interviewer melakukan penilaian sesaat terhadap calon tenaga kerja hanya dengan melihat penampilan dan karakteristik luarnya saja.
  3. Digunakan untuk membuat struktur atas kisaran penuh penilaian dan teknik-teknik pengembangan yang meliputi lembaran aplikasi, wawancara, proses penilaian dan ratingnya.
  4. Digunakan untuk menspesifakasi keterampilan dan karakteristik tertentu serta rencana pengembangan yang dapat dijadikan target sasaran terhadap area yang perlu dikembangkan.
  5. Kompetensi mampu menyediakan suatu gambaran ringkas mengenai arah pengendalian bisnis serta perilaku dan tindakan-tindakan yang diperlukan.

 

*) Cat. Peserta membawa CV masing-masing sebagai bahan untuk latihan wawancara

 

Materi

  1. Prinsip dasar dalam proses rekruitmen dan seleksi
  2. Konsep Kompetensi dan “codable information”
  3. Latihan : identifikasi kompetensi
  4. Desain proses rekruitmen dan wawancara berbasis kompetensi
    • Proses penyaringan awal (Merancang struktur formulir aplikasi)
    • Wawancara berbasis kompetensi
    • Penilaian Hasil Wawancara
    • Evaluasi dan Pengambilan Keputusan

5. Metode STAR dalam wawancara berbasis kompetensi

6. Latihan awal wawancara berbasis kompetensi

7. Latihan wawancara berbasis kompetensi : kejadian spesifik

8. Latihan wawancara berbasis kompetensi : pertanyaan terfokus

9. Latihan melakukan penilaian dan evaluasi hasil wawancara

 

Dalam pelatihan ini peserta akan terlibat untuk bermain peran (role) play, terutama sebagai pewawancara (interviewer). Peserta akan terlibat dalam diskusi yang interaktif satu sama lain, sehingga dapat saling memberikan masukan. Tujuannya adalah agar dapat memahami dan menghayati lebih dalam kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat menjadi pewawancara yang baik.

 

Waktu dan Lokasi

2 hari @ : Hotel Amaris/ Ibis/ Pop. Time : 09.00 – 16.00

Investasi

Hanya Rp.3.800.000 per orang atau; Rp. 10.500.000,- untuk 3 peserta dari perusahaan yang sama.

Untuk 3 Peserta dari perusahaan yang sama diskon 15% untuk semua peserta.

Metode

PESERTA

Semua Praktisi HR yang berkecimpung didunia HR dan Recruitment

METODE PELATIHAN

  1. Pemaparan materi menggunakanmodul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini.
  2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  4. Penyampaian materi selalu dibawakan dengan pendekatan Spiritual dan Emotional.
  5. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapatmerubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

Fasilitator

BUDHI WIRAWAN

EDUCATION

  • Faculty of Economics , Padjadjaran University
  • Master’s Programme in Applied Human Resources Psychology , Faculty of Psychology University of Indonesia

 

EXPERIENCE

  • As a practicioner of Human Resources functions and responsibilities , such as : recruitment , remuneration , administration,  training & development , corporate culture and industrial relations , in several type of companies (manufacture , sales & distribution  and financial services company).
  • As consultant / facilitator / trainer of various Human Resources topic both public and in house event
  • As Competency based assesor at Assessment Centerfor company / institution