Problem Solving dan Problematika

Bale
Problem Solving dan Problematika

Problem Solving dan Problematika

27 Agustus 2015

“Problem Solving” adalah proses mental yang merupakan bagian kesimpulan akhir dari proses penyelesaian  masalah yang luas yang mencakup temuan masalah dan bentuk masalah di mana masalah didefinisikan sebagai keadaan dan keinginan untuk tercapainya tujuan yang pasti dari kondisi sekarang yang  tidak baik lalu bergerak menuju tujuan. Pemecahan masalah memiliki dua domain utama; yaitu pemecahan masalah matematika dan masalah pribadi.

  1. Ada beberapa teknik yang biasa disebut sebagai strategi “Problem Solving”:
    Abstraksi: memecahkan masalah dengan menggunakan suatu model sistem sebelum menerapkannya pada sistem nyata.
  2. Analogi: menggunakan solusi yang memecahkan masalah analog
  3.  Brainstorming: (terutama di kalangan kelompok orang) menganjurkan menggunakan sejumlah besar solusi atau ide dan menggabungkan serta mengembangkan solusi tersebut hinggasuatu solusi optimum ditemukan.
  4. Membagi dan menaklukkan: memecahkan masalah yang kompleks menjadi lebih kecil, masalah dipecahkan.
  5. Hipotesis pengujian: mengasumsikan sebuah pemaparan kemungkinan untuk sebuah masalah dan mencoba untuk membuktikan (atau, dalam beberapa konteks, membantah) asumsi.
  6. Pemikiran Lateral: solusi yang paling mendekati secara tidak langsung dan kreatif.
  7. Means-ends analysis: memilih tindakan pada setiap langkah untuk yang mendekati ke tujuan.
  8. Method of focal objects: mensintesis karakteristik yang berbeda dari objek yang berbeda menjadi sesuatu yang baru.
  9.  Morfologi analisis: menilai output dan interaksi seluruh sistem.
  10. Pengurangan: mengubah masalah ke masalah lain yang ada solusi.
  11. Penelitian: menggunakan ide-ide yang ada atau menyesuaikan solusi yang ada untuk masalah yang sama.
  12.  Analisis akar penyebab: menghilangkan penyebab masalah.
  13.  Trial-and-error: menguji solusi masalah sampai ditemukannya solusi yang benar.
  14. Pembukti: mencoba untuk membuktikan bahwa masalah tidak dapat dipecahkan. Titik dimana bukti gagal akan menjadi titik awal untuk problem solving.

 

Untuk lebih riillnya, lakuakanlah proses empat langkah dalam “problem solving”:

Billstein, Libeskind dan Lott telah mengadopsi langkah-langkah pemecahan masalah dalam buku mereka "Sebuah Pemecahan Masalah Pendekatan Matematika untuk Guru Sekolah Dasar (The Benjamin / Cummings Publishing Co) Mereka. Berdasarkan langkah pemecahan masalah pertama yang digariskan oleh George Polya dalam 1945.

1. MEMAHAMI MASALAH

* Dapatkah Anda mmenyatakan masalenyebutkan tentang masalah anda sendiri?

* Apa yang Anda lakukan untuk menemukan masalah tersebut?

* Apa yang tidak diketahui?

* Informasi apa yang Anda peroleh dari masalah?

* Informasi apa, jika ada, hilang atau tidak diperlukan?

2. Merancang RENCANA

Buat daftar strategi, meskipun tidak lengkap hal itu akan sangat berguna.

* Carilah pola.

* Periksa masalah terkait, dan menentukan apakah teknik yang sama dapat diterapkan.

* Periksa kasus sederhana atau khusus dari masalah lain untuk mendapatkan informasi tentang solusi dari masalah asli.

* Membuat tabel.

* Membuat diagram.

* Tulis persamaan.

* Gunakan rasa dan periksa.

* Bekerja mundur.

* Identifikasi subgoal a.

3. Pelaksanaan RENCANA

* Melaksanakan strategi atau strategi dari langkah ke-2, dan melakukan tindakan yang diperlukan atau perhitungan.

* Periksa setiap langkah dari rencana sambil Anda melanjutkan. Ini mungkin memeriksa intuitif atau bukti formal dari setiap langkah.

* Simpanlah catatan yang akurat dari pekerjaan Anda.

4. MENCARI KEMBALI

* Periksa hasil dalam masalah asli. (Dalam beberapa kasus ini akan membutuhkan bukti.)

* Menafsirkan solusi dalam hal masalah asli. Apakah jawaban Anda masuk akal? Apakah masuk akal?

* Tentukan apakah ada metode lain untuk menemukan solusi.

* Jika memungkinkan, menentukan masalah terkait lainnya atau masalah yang lebih umum lainnya yang mungkin dapat terpecahkan dengan teknik yang sama.

 

Anda dapat mengaplikasikanlah ke-4 langkah tersebut untuk menemukan problem solving yang tepat dari sebuah masalah. 

sumber : dari berbagai sumber